Minggu, 12 Juni 2016

kesuksesan terbesar dalam hidupku

Mampu menyukseskan hari bersejarah

Pada waktu saya duduk dibangku Sekolah menengah Pertama, saya terpilih menjadi anggota pasukan pengibar Bendera Merah Putih, dan ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi anggota pasukan pengibar bendera. Perasaan saya waktu itu bercampur senang dan takut. Saya senang karena ini merupakan impian saya menjadi orang yang berbakti kepada Negara, walaupun hanya di tempatkan pada pasukan 45. Karena impian utama saya terpilih ialah menjadi penggerek Bendera. Namun saya juga takut karena banyak cerita yang saya dengar bahwa latihan itu bukan gampang tapi membutuhkan kekuatan dan ketabahan. Walaupun rasa takut itu menghantui saya, tetap saya memilih untuk mengikuti latihan karena saya terpikir kepada para pahlawan yang terdahulu yang telah gugur demi memperjuangkan sehingga tercapainya suatu kemerdekaan yang sekarang dinikmati. Memang waktu itu kebahagiaan saya belum sampai puncak, karena saya tidak di tempatkan sebagai penggerek. Tetapi pada waktu saya memasuki  Sekolah Menegah Atas tepatnya kelas X, saya kembali terpilih menjadi pasukan pengibar Bendera Merah Putih. Waktu itu pelatih menyeleksi yang akan ditempatkan pada pasukan delapan dan juga sebagai penggerek bendera. Dari sekian banyak orang yang diseleksi menjadi penggerek bendera, ternyata sayalah yang terpilih. Hati saya begitu bahagia, ternyata impian saya terwujud juga menjadi penggerek Bendera Merah Putih. Kami mengikuti latihan yang begitu keras. Hingga sampai pada puncak latihan pada tanggal 16 Agustus yang mana kami mengikuti gladi. Pada hari itu, kami pasukan delapan di bimbing secara khusus oleh pelatih terkhusus kami tiga orang yang di percayakan untuk mengibarkan bendera. Pelatih menanamkan di dalam hati kami bahwa “ kalian ini kebanggaan Negara tunjukanlah yang terbaik, tunjukanlah kepada masyarakat dan pemimpin negeri ini bahwa kalian adalah anak-anak bangsa yang berbakti”. Keesokan harinya, tibalah saatnya kami untuk menunjukan hasil yang selama ini telah kami peroleh. Jantung saya berdebar tak tentu. Saya menarik napas panjang sebelum memasuki arena. Setelah itu, saya merasa siap. Seiring dengan detakan kaki saya memasuki arena keraguan dalam diri saya pun hilang. Dan pada saat bendera kami kibarkan, luar biasa berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan. Saya merasa bahwa diri saya memperoleh kesuksesan yang luar biasa bagi negara. Kami bangga pada diri kami sendiri, terkhusus saya. Kami pun diberi penghargaan dari bapak bupati dan kami diajak foto bersama. Mereka mengucapkan selamat kepada kami semua, dan juga saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih dan mencurahkan kata hati kami. Luar biasa menjadi kebanggaan negara.

Ini adalah salah satu kesuksesan yang membuat saya bangga menjadi anak negeri ini. Demikian kisah saya pada kesempatan ini. Banyak yang ingin saya ceritakan, namun cukup sampai disini dulu.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar